Tepung beras halus menjadi bahan andalan untuk kue basah, bubur, bihun, hingga gorengan renyah. Harganya di pasaran terus berubah, dan kualitasnya tidak selalu sama. Padahal, Anda bisa membuatnya sendiri dengan hasil yang lebih segar dan lebih halus. Berikut cara membuat tepung beras halus yang mudah Anda praktikkan.
Mengapa Membuat Tepung Beras Sendiri
Tepung buatan sendiri bebas bahan pengawet dan pemutih. Anda juga mengatur sendiri tingkat kehalusan, sehingga hasilnya cocok untuk berbagai resep. Bagi pelaku usaha kuliner, produksi sendiri menekan biaya bahan baku dan menjaga pasokan tetap stabil. Selain itu, Anda tahu persis asal beras dan proses pembuatannya, sehingga Anda lebih yakin akan keamanannya.
Pilih Beras yang Tepat
Pilih beras putih berkualitas dengan butir utuh, bersih, dan tidak apek. Beras pera menghasilkan tepung yang lebih ringan, sedangkan beras pulen membuat tekstur kue lebih kenyal. Sesuaikan jenis beras dengan produk yang Anda inginkan. Hindari beras yang berkutu atau berbau tengik karena rasanya akan menurun.
Cuci dan Rendam Beras
Cuci beras dua sampai tiga kali hingga air bilasan jernih. Rendam beras selama dua sampai empat jam supaya butirnya lunak dan mudah hancur. Setelah itu, tiriskan beras sampai tidak ada air yang menetes.
Keringkan Beras Sepenuhnya
Hamparkan beras di atas nampan atau terpal bersih, lalu jemur di bawah sinar matahari selama satu sampai dua hari. Anda juga bisa memakai oven bersuhu rendah sekitar 60 derajat Celsius. Pastikan beras benar-benar kering dan keras. Beras yang masih lembap membuat gilingan menggumpal dan mudah berjamur.
Giling Beras Menjadi Tepung
Proses ini menentukan kehalusan tepung. Untuk jumlah kecil, blender kering atau lesung sudah cukup, tetapi hasilnya kurang rata dan memakan waktu. Untuk jumlah besar, gunakan mesin penepung diskmill serbaguna yang menggiling beras dengan cepat dan seragam. Atur celah cakram supaya tepung keluar lebih halus.
Ayak agar Tekstur Lebih Halus
Ayak tepung hasil gilingan memakai ayakan berukuran 80 sampai 100 mesh. Butiran kasar yang tidak lolos ayakan bisa Anda giling ulang. Gunakan ayakan stainless agar tepung bersih dan tidak berkarat. Langkah ini membuat tepung benar-benar halus dan lembut, serta cocok untuk kue yang membutuhkan tekstur rapat.
Dinginkan Tepung Sebelum Menyimpan
Gilingan sering menimbulkan panas, sehingga tepung menjadi hangat. Hamparkan tepung di nampan dan angin-anginkan selama satu jam. Uap yang menempel hilang sebelum Anda memasukkan tepung ke wadah. Dengan begitu, tepung tidak lembap dan tahan lebih lama.
Simpan dengan Benar
Masukkan tepung ke toples atau plastik kedap udara. Taruh wadah di rak dapur yang adem dan kering, serta hindari paparan sinar matahari. Tepung beras bisa bertahan sekitar tiga bulan jika Anda menyimpannya dengan benar. Periksa secara berkala dan buang tepung yang berbau apek.
Ide Pemakaian Tepung Beras Halus
Anda bisa membuat kue lapis, kue putu, bakwan, bihun, dan bubur bayi dengan tepung ini. Campurkan juga dengan tepung terigu untuk gorengan yang lebih renyah. Karena teksturnya halus, adonan menyatu lebih mudah dan hasil masakan tampak lebih rapi.
Tips agar Tepung Selalu Halus
Pastikan beras kering sempurna sebelum menggiling. Jangan menggiling beras yang masih lembap karena hasilnya menempel di dinding mesin. Giling dalam jumlah kecil secara bertahap supaya mesin tidak terlalu panas. Bersihkan ayakan setiap selesai pakai dan periksa cakram mesin secara berkala. Rawat alat dengan baik agar kualitas tepung tetap konsisten.
Kesimpulan
Membuat tepung beras halus tidak sulit. Pilih beras yang bagus, rendam, keringkan, giling, ayak, lalu simpan dengan benar. Hasilnya berupa tepung segar dengan biaya murah. Ingin produksi lebih cepat dan konsisten? Kunjungi Rumah Mesin dan pilih mesin yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda.

