Cara pasang ekstensi iklan di Google Ads perlu dipahami oleh pengiklan yang ingin membuat iklan pencarian menjadi lebih informatif. Ekstensi iklan dapat menampilkan informasi tambahan di sekitar iklan, seperti tautan halaman lain, nomor telepon, lokasi bisnis, maupun penawaran tertentu. Informasi tambahan tersebut dapat membantu pengguna memahami bisnis sebelum memutuskan untuk mengunjungi website.
Dalam perkembangan Google Ads, istilah ekstensi iklan kini banyak dikenal sebagai aset iklan atau ad assets. Aset tersebut dapat ditambahkan sesuai dengan jenis kampanye dan kebutuhan bisnis. Penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan tujuan iklan agar informasi yang ditampilkan benar-benar relevan.
Mengenal Ekstensi Iklan Google Ads
Ekstensi atau aset iklan berfungsi memberikan informasi tambahan yang tidak selalu dapat dimuat dalam teks utama iklan. Ketika aset dianggap relevan, Google dapat menampilkannya bersama iklan pada hasil pencarian.
Salah satu aset yang sering digunakan adalah sitelink. Aset ini memungkinkan pengguna diarahkan menuju halaman tertentu dalam website, seperti halaman layanan, kontak, atau informasi produk.
Ada pula callout yang dapat digunakan untuk menonjolkan keunggulan bisnis. Sementara itu, structured snippet dapat membantu memberikan gambaran mengenai kategori produk atau layanan yang tersedia.
Siapkan Informasi Sebelum Memasang Aset
Sebelum aset dibuat, informasi bisnis sebaiknya dipersiapkan terlebih dahulu. Setiap tautan yang akan digunakan perlu dipastikan dapat diakses dan memiliki hubungan dengan isi iklan.
Judul sitelink juga sebaiknya dibuat singkat dan mudah dipahami. Informasi yang terlalu umum dapat membuat pengguna kesulitan mengetahui halaman yang akan dibuka.
Untuk aset panggilan atau lokasi, informasi bisnis yang digunakan harus dipastikan benar. Kesalahan nomor telepon atau alamat dapat mengurangi kenyamanan calon pelanggan.
Masuk ke Akun Google Ads
Untuk memulai pemasangan, pengiklan perlu masuk ke akun Google Ads yang digunakan untuk mengelola kampanye. Setelah kampanye dipilih, bagian aset dapat digunakan untuk membuat atau mengelola informasi tambahan yang ingin ditampilkan.
Antarmuka Google Ads dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Karena itu, nama menu atau posisi fitur dapat berbeda berdasarkan jenis akun dan kampanye yang digunakan.
Pengiklan sebaiknya mengikuti tampilan yang tersedia pada akun masing-masing ketika melakukan pengaturan.
Pilih Aset yang Sesuai
Aset sebaiknya dipilih berdasarkan kebutuhan kampanye. Sitelink dapat digunakan untuk mengarahkan pengguna ke halaman penting. Callout dapat digunakan untuk menyampaikan keunggulan bisnis secara singkat.
Structured snippet dapat dimanfaatkan untuk memperjelas jenis layanan atau produk yang tersedia. Jika bisnis memiliki lokasi fisik, aset lokasi juga dapat dipertimbangkan.
Tidak semua aset harus digunakan sekaligus. Informasi yang paling relevan sebaiknya diprioritaskan agar tampilan iklan tetap jelas.
Pastikan Aset Relevan dengan Landing Page
Relevansi antara aset, iklan, dan landing page perlu diperhatikan. Pengguna yang mengklik sitelink seharusnya diarahkan menuju halaman yang sesuai dengan informasi yang ditampilkan.
Landing page juga perlu dipastikan dapat dibuka dengan baik melalui perangkat desktop maupun seluler. Informasi yang diberikan pada halaman tujuan sebaiknya sesuai dengan ekspektasi yang dibentuk oleh iklan.
Keselarasan tersebut dapat membantu menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik.
Pantau Performa Aset
Setelah aset dipasang, performanya dapat dipantau melalui data kampanye. Pengiklan dapat melihat bagaimana interaksi pengguna terhadap iklan dan aset yang ditampilkan.
Data tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi informasi mana yang paling relevan bagi audiens. Aset yang kurang sesuai dapat diperbarui berdasarkan hasil evaluasi.
Pengujian juga dapat dilakukan dengan menyesuaikan teks atau halaman tujuan agar kampanye semakin relevan dengan kebutuhan pengguna.
Kesimpulan
Cara pasang ekstensi iklan di Google Ads dapat dilakukan dengan menyiapkan informasi bisnis, memilih aset yang sesuai, menghubungkannya dengan halaman yang relevan, dan memantau performanya secara berkala. Sitelink, callout, structured snippet, serta aset lainnya dapat digunakan sesuai kebutuhan kampanye.
Pemasangan aset bukan hanya bertujuan membuat iklan terlihat lebih lengkap. Relevansi informasi dan kualitas landing page tetap perlu diperhatikan agar pengguna mendapatkan pengalaman yang sesuai. Jika membutuhkan bantuan dalam pengelolaan aset dan kampanye secara lebih terarah, jasa google ads dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan bisnis.

saya naurah dari jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Saya merupakan pribadi yang disiplin dan bertanggung jawab, saya mampu dalam bidang editing foto dan sedang belajar dalam bidang penulisan artikel

